Bagaimana Elearning Berperan Dalam Proses Pembelajaran?

Zaman selalu berkembang setiap waktu dan teknologi pun tidak pernah absen memberikan sesuatu yang baru untuk kehidupan. Teknologi sangat berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan manusia. Teknologi sangat membantu dalam mempermudah setiap puing aktifitas manusia, tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. Peran teknologi dewasa ini, tidak dapat kita abaikan begitu saja. Sedikit demi sedikit, teknologi memengaruhi proses kegiatan belajar mengajar. Jika dahulu, pembelajaran cenderung menggunakan metode konvensional, yaitu pembelajaran yang yang dilakukan berhadapan seperti training in house.

Namun seiring berjalannya waktu, kegiatan belajar mengajar mulai bergeser pada konsep yang melibatkan teknologi dalam pengaplikasiannya, atau lebih kita kenal dengan sebutan e-learning (elektronic learning). Pada tulisan sebelumnya, telah disampaikan mengenai apa itu e-learning dan bagaimana elearning di terapkan dalam sebuah perusahaan. Kali ini, akan dibahas lebih spesifik mengenai bagaimana elearning berperan dalam kegiatan pembelajaran? Untuk menjawab pertanyaan tersebut mari kita analisis bagaimana e-learning ini bekerja dan kontribusi apa yang diberikan e-learning.

Penerapan elearning dalam dunia pembelajaran tidak dapat dilakukan sembarangan. Penerapan elearning harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi di mana elearning itu di terapkan (baik itu disekolah atau di sebuah perusahaan). Seperti yang kita ketahui pada pembahasan sebelumnya, elearning dapat berperan sebagai supplement, complement atau replacement, bergantung pada kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai. Ketika kita telah mengetahui dan menentukan berperan sebagai apa e-learning yang akan diterapkan, kita dapat lebih mudah dalam meralisasikan penerapan e-learning itu sendiri. Tentunya, dengan harapan tujuan yang di targetkan dapat tercapai dengan maksimal. Berikut ini, merupakan prinsip penerapan elearning yang dapat menjadi alasan mengapa kita perlu menerapkan e-learning, seperti yang dijelaskan oleh Littlejohn dan Pegler (2007 : 12-14) yaitu:

 

Personalisasi

Penggunaan elearning memungkinkan peserta didik dapat belajar sesuai dengan pencapaiannya sendiri berdasarkan minat dan kebutuhan belajarnya.

Keamanan

Setiap orang pasti mendambakan setiap sumber dan hasil belajarnya yang bermakna dapat disimpan dengan aman. Dalam elearning, salah satu aktifitas yang ditawarkan adalah sistem untuk menyimpan data atau dokumen berupa catatan tugas dan ujian dengan aman pada server.

Belajar mandiri

Elearning mengijinkan para peserta didik untuk meninjau kembali materi sesering yang mereka inginkan.

Tracking

Dengan menggunakan e-learning, memungkinkan pendidik melakukan penggalian aktivitas yang dilakukan peserta didik baik individu maupun kelompok, meliputi penggunaan waktu dan bantuan serta tugas yang berhasil diselesaikan.

Aplikasi pihak ke tiga

Penggunaan teknologi komputer yang dilengkapi internet serta aplikasinya menjadi senjata yang ampuh untuk mengembangkan materi yang menarik.

 

Dari penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa peran e-learning dalam sebuah pembelajaran sangatlah penting. E-learning membantu karyawan dalam mempermudah memahami setiap materi training yang disampaikan. E-learning juga memberikan kesan belajar yang baru bagi karyawan, sehingga karyawan lebih tertarik untuk belajar lebih banyak lagi. Namun demikian, e-learning akan memberikan kontribusi lebih jika prinsip-prinsip diatas dijalankan dengan baik.